Lautaro Bisa Main Saat Inggris vs Argentina, Kok Lolos Sanksi Kartu?

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Striker timnas Argentina, Lautaro Martinez, sukses mencetak gol pengunci kemenangan atas Swiss pada menit ke-121 untuk membawa negaranya melaju ke semifinal

Piala Dunia 2026

, Minggu (12/7) dini hari WIB.

Namun, kapten Inter Milan itu dinilai sangat beruntung karena terhindar dari kartu kuning kedua yang bisa membuatnya absen dalam laga krusial melawan Inggris.

Lautaro awalnya memulai pertandingan dari bangku cadangan saat Argentina menang susah payah 3-1 atas Swiss di Kansas City. Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-84, striker julukan El Toro tersebut berhasil mencetak gol ketiga

Albiceleste

di masa injury time babak perpanjangan waktu untuk menyudahi perlawanan Swiss.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum mencetak gol, Lautaro tercatat sudah mengantongi satu kartu kuning. Para suporter bermata jeli menilai sang penyerang seharusnya diganjar kartu kuning kedua-yang berujung kartu merah-akibat cara selebrasi golnya yang dinilai berlebihan.

Jika skenario itu terjadi, Lautaro dipastikan terkena akumulasi sanksi dan absen di laga semifinal kontra Inggris pada Kamis (16/7) dini hari WIB.

Kecemasan itu muncul karena Lautaro merayakan golnya dengan melompati papan iklan pembatas lapangan dan berlari mendekat ke arah tribun suporter Argentina di belakang gawang.

Melansir

Football Italia

, berdasarkan aturan resmi IFAB (

Laws of the Game

), seorang pemain wajib dijatuhi hukuman kartu kuning apabila merayakan gol dengan cara menghampiri penonton yang berpotensi memicu masalah keamanan dan keselamatan di area tribun stadion.

Beruntung bagi Argentina, jajaran perangkat pertandingan yang bertugas memiliki penilaian tersendiri terkait aksi emosional penyerang berusia 28 tahun tersebut.

Tim wasit memutuskan untuk tidak memberikan hukuman tambahan karena selebrasi Lautaro di depan tribun hanya berlangsung sangat singkat. Selain itu, El Toro juga sama sekali tidak mencoba melakukan kontak fisik atau memanjat pagar untuk memeluk para suporter di depannya.

Wasit menilai aksi tersebut tidak menciptakan gangguan keamanan yang fatal, sehingga Lautaro dinyatakan bersih dan dipastikan tersedia untuk mempertajam lini serang Argentina dalam duel hidup-mati memperebutkan tiket final Piala Dunia 2026 melawan Inggris di Stadion Atlanta.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(wiw/jal)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Antiboncos, Ini 7 Tips Hemat dari Mantan Pramugari untuk Penumpang

Baca lagi: FOTO: Minus 3 Derajat Celsius, Embun Beku Selimuti Dieng

Baca lagi: Prancis Matikan Reaktor Nuklir Imbas Panas Ekstrem 41 Derajat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: