
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Timnas Inggris
dihantam krisis bek kanan jelang laga krusial babak perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia di Miami, Amerika Serikat, Minggu (12/7) pagi WIB.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel kini dipaksa memutar otak ekstra keras. Pasalnya, stok pemain murni di sektor kanan pertahanan The Three Lions praktis ambruk akibat kombinasi cedera dan hukuman kartu.
Situasi ini menjadi ironi sekaligus ujian realitas bagi Inggris. Padahal, Harry Kane dan kawan-kawan baru saja menunjukkan performa bertahan heroik saat membungkam Meksiko dengan 10 pemain di Stadion Azteca pada babak 16 besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
El Tri berhasil dilewati, namun badai sesungguhnya baru datang menjelang laga kontra Norwegia. Sektor bek kanan kini menjadi titik paling rapuh berpotensi dieksploitasi oleh lini serang lawan.
Sejak awal, sektor kanan pertahanan Inggris memang sudah dipertanyakan karena Tuchel justru membawa Reece James yang rentan masuk ruang perawatan.
Kini situasi berubah menjadi malapetaka. James yang menjadi pilihan utama dilaporkan masih absen latihan akibat cedera hamstring. Meski kondisinya berangsur membaik, memaksakan James bermain 90 menit melawan Norwegia sangat berisiko.
Setali tiga uang, Djed Spence sebagai opsi darurat juga sedang dihantam cedera ringan. Spence terlihat tidak nyaman saat dipaksakan tampil di menit-menit akhir laga kontra Meksiko.
Kondisi kian pelik setelah Jarell Quansah dipastikan absen akibat hukuman kartu merah langsung yang diterimanya di Mexico City. Harapan Inggris untuk mengajukan banding juga tampak mustahil dikabulkan oleh Komite Disiplin FIFA.
Jika James dan Spence gagal pulih tepat waktu, Tuchel kemungkinan besar akan menggeser bek tengah Aston Villa, Ezri Konsa ke posisi bek kanan. Skema ini otomatis memaksa John Stones kembali masuk ke jantung pertahanan untuk berduet dengan Marc Guehi.
Masalahnya, Stones sendiri belum berada di level kebugaran terbaiknya. Setelah tampil buruk di laga pembuka melawan Kroasia, eks Manchester City itu sempat diparkir oleh Tuchel dalam laga kontra Ghana.
Lini pertahanan darurat ini jelas menjadi alarm bahaya bagi Inggris. Kolektivitas lini belakang Three Lions memang tampil luar biasa saat mencatatkan statistik impresif ketika bermain dengan 10 orang melawan Meksiko.
Namun, menghentikan penyerang Meksiko Raul Jimenez jelas berbeda kelas dengan meredam ketajaman bomber Norwegia, Erling Haaland.
Tuchel kini berpacu dengan waktu untuk menambal lini belakangnya yang compang-camping sebelum peluit sepak mula dibunyikan di Miami.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(afr/jal)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Produser Lagu Mariah Carey Gugat Sony Music Bayar Royalti Rp324 M
Baca lagi: PM India Modi Terharu Berdoa di Prambanan: Momen Paling Berkesan
Baca lagi: Sinopsis Wrath of Man, Bioskop Trans TV 8 Juli 2026


