
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Pau Cubarsi dan Lamine Yamal memecahkan rekor 68 tahun yang diciptakan Pele dan Alfatini dalam laga 32 besar
Piala Dunia 2026
.
Cubarsi dan Yamal menjadi pasangan termuda pertama yang starter pada babak gugur Piala Dunia, setelah Pele dan Alfini menciptakannya dalam Piala Dunia 1958.
Pele berusia 17 dan Alfatini dalam usia 20 saat Brasil melawan Wales. Dalam laga pada 19 Juni tersebut Brasil menang 1-0 berkat gol tunggal Pele pada menit ke-66.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun Yamal berusia 18 dan Cubarsi 19 tahun dalam laga Spanyol versus Austria di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat pada Kamis (2/7) atau Jumat (3/7) dini hari WIB.
Dalam pertandingan ini Yamal juga tercacat sebagai pemain termuda yang tampil sebagai starter dalam Piala Dunia 2026. Usia Yamal 18 tahun 355 hari saat laga Spanyol versus Austria.
Namun, catatan usia Yamal belum mengalahkan rekor yang diciptakan Pele. Legenda Brasil tersebut menjadi yang termuda dalam babak gugur Piala Dunia dengan usia 17 tahun 239 hari.
Sama seperti Pele-Alfatini, Cubarsi-Yamal juga membawa negaranya melaju ke babak selanjutnya. Spanyol menang 3-0 atas Ausria dan berhak tampil di babak 16 besar.
Pada babak 16 besar Spanyol akan berhadapan dengan pemenang antara Portugal versus Kroasia. Dengan kata lain babak 16 besar akan menyajikan laga yang seru.
Sejumlah rekor baru juga berpotensi tercipta pada babak 16 besar. Dan, Piala Dunia 2026, menjadi ajang pemecahan rekor yang telah bertahan puluhan tahun.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(abs/ptr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Mengenal BBM B50 untuk Mobil Diesel
Baca lagi: DPR Respons Pendapatan Driver Turun Meski Tarif Ojol Dipangkas
Baca lagi: Pengadilan Ungkap Isi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu



One Response
Tulisan berbobot ini berhasil memberikan kepuasan bagi pembaca yang menyukai kedalaman berpikir https://www.kufirst.center.ku.ac.th/post2/ dan hanya di artikel ini saja