
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kabar mengejutkan sekaligus menyedihkan menimpa pelatih
RD Kongo
, Sebastien Desabre, setelah pertandingan lawan Inggris, di mana sang ayah meninggal dunia.
RD Kongo baru saja tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan atas Inggris 1-2 di babak 32 besar, Rabu (1/7) malam WIB. Sesaat seusai laga, tepatnya kala sesi konferensi pers berlangsung, Sebastien Desabre menerima berita duka dari juru bicara timnas RD Kongo.
Raut muka Desabre berubah terkejut saat mengetahui kabar duka tersebut. Dalam video yang beredar, pelatih asal Prancis itu sontak bergegas meninggalkan kursi jumpa pers yang didudukinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami ingin mengumumkan bahwa pelatih [Sebastien Desabre] telah kehilangan ayahnya. Turut berduka cita.”
Desabre sukses membawa RD Kongo tembus 32 besar Piala Dunia 2026. Meski harus tumbang di tangan The Three Lions, sejatinya RD Kongo sempat unggul selama 75 menit.
RD Kongo unggul berkat gol cepat Brian Cipenga. Lini pertahanan RD Kongo terbilang solid hingga akhirnya Harry Kane menjelma monster saat melesakkan dua gol untuk membawa Inggris menang pada menit 75′ dan 86′
Inggris hanya mampu membalikkan keadaan pada 15 menit terakhir pertandingan. Walaupun gagal melaju ke 16 besar, penampilan RD Kongo di panggung dunia usai 52 tahun lamanya patut diacungi jempol.
Bahkan di fase grup Piala Dunia 2026, tim berjuluk
The Leopards
sempat membuat Cristiano Ronaldo dan Portugal frustrasi saat berbagi angka 1-1. RD Kongo juga menumpas perlawanan Uzbekistan 3-1.
Kemenangan atas Uzbekistan itu juga yang jadi alasan besar pasukan Sebastien Desabre mampu menyegel tiket 32 besar Piala Dunia 2026 lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
[Gambas:Twitter]
(afk/wiw)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Jakarta X Beauty 2026 pada 2-5 Juli, Bangga Terhadap Brand Lokal
Baca lagi: 7 Hari Lagi Berlaku, Ini Cara Daftar Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah
Baca lagi: 7 Tanaman Hias yang Dapat Menyerap Panas, Bikin Rumah Terasa Sejuk




One Response
Saya menyukai cara penyampaian artikel ini karena mudah dipahami. http://ayf.nativeweb.org/ayflitxt.htm