Reaksi Ochoa usai Masuk Jadi Pengganti di Meksiko vs Ceko

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Kiper Meksiko

Guillermo Ochoa

mengaku mengingat banyak kenangan usai masuk sebagai pemain pengganti di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (25/6) pagi WIB.

“Saat saya masuk, banyak tahun dan banyak cerita terlintas di benak saya. Pertandingan pertama saya di sini di gawang ini, mengangkat trofi di sini bersama klub saya,” kata Ochoa dikutip dari

ESPN

.

Timnas Meksiko meraih kemenangan besar 3-0 atas Ceko pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis (25/6) pagi WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sorotan utama dalam pertandingan ini datang dari kiper veteran Guillermo Ochoa. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menjalani penampilan pertamanya di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya hanya menjadi cadangan dalam dua laga awal.

Ochoa masuk pada menit ke-78 menggantikan kiper utama Raul Ranger. Kehadirannya langsung disambut tepuk tangan meriah dari para suporter Meksiko yang memadati stadion.

Semua mata tertuju padanya. Ochoa tampak sangat emosional ketika mencium tiang gawang. Setelah pertandingan dia juga dilempar-lempar oleh seluruh pemain Meksiko.

Ochoa merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di sepak bola Meksiko. Ia tercatat masuk skuad Piala Dunia dalam enam edisi, menyamai rekor yang juga dimiliki Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Namun, pada Piala Dunia 2006, ia belum mendapat kesempatan tampil di lapangan.

Momen Ochoa masuk sangat emosional, mengingat Stadion Azteca memiliki kenangan tak terlupakan bagi sang kiper yang merupakan mantan pemain Club Amerika selama 15 musim.

Ochoa menjadi pemain Meksiko tertua yang bermain di Piala Dunia. Pemegang rekor sebelumnya adalah Cuauhtemoc Blanco, yang berusia 37 tahun saat bermain di Afrika Selatan pada 2014.

“Saya sangat bersyukur. Kepada para penggemar, rekan-rekan setim, dan pelatih yang telah mengizinkan saya mengalami momen ini,” kata Ochoa.

Pertandingan Meksiko vs Ceko berjalan cukup datar pada babak pertama. Ceko yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos 32 besar kesulitan menciptakan ancaman berarti.

Di sisi lain, Meksiko yang sudah memastikan diri sebagai juara grup tidak tampil terlalu agresif. Akibatnya, kedua tim gagal mencetak gol dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Meksiko meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-55 saat Mateo Chavez membuka keunggulan.

Chavez melakukan penetrasi dari sisi kiri, menerima umpan dari Luis Romo, lalu melewati pemain bertahan sebelum menaklukkan kiper Ceko, Matej Kovar, melalui tembakan mendatar.

Enam menit kemudian, Meksiko menggandakan skor lewat Julian Quinones. Ia memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti setelah kemelut yang diawali aksi overlap Jorge Sanchez.

Momen emosional kemudian terjadi saat Ochoa masuk menggantikan Ranger pada menit ke-78. Suporter memberikan sambutan hangat kepada sang legenda yang kemungkinan sedang menjalani penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia.

Gol penutup Meksiko tercipta setelah serangan yang berawal dari tendangan gawang Ochoa. Bola akhirnya jatuh ke kaki Alvaro Fidalgo yang sukses menyelesaikan peluang menjadi gol.

Kemenangan 3-0 membuat Meksiko menyapu bersih tiga pertandingan Grup A dengan koleksi sembilan poin sempurna.

Sebaliknya, Ceko harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah finis di dasar klasemen Grup A dan dipastikan tersingkir dari turnamen.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(rhr/rhr/nva)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Ferrari Rilis Mobil Baru SF-26 untuk F1 2026

Baca lagi: El Nino Hingga 2027, BMKG Ungkap Dampaknya Buat Indonesia

Baca lagi: DPR Dukung Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: