Marc Marquez Sebut Motor Ducati Makin Solid di Tikungan Kiri

Jakarta, Mancing Kuy Indonesia

Marc Marquez

menyebut Desmosedici GP26, motor Ducati yang ditungganginya dalam

MotoGP 2026

, makin solid dalam menikung.

Hal tersebut diungkapkannya setelah menjalani uji coba di Sirkuit Jerez, Senin (27/4). Dalam sesi latihan itu Marquez sempat menorehkan waktu 1 menit 36,277 detik.

Dari sisi teknis, fairing dan aerodinamika lengan ayun yang direvisi disebut mengalami perbaikan signifikan. Sasis pada Desmosedici GP26 juga dimodifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada musim ini, Marquez mengakui, tikungan ke kiri menjadi salah satu masalahnya. Padahal, kata pembalap asal Spanyol ini, tikungan ke kiri adalah salah satu kekuatannya.

“Saya mulai merasa sedikit lebih percaya diri dengan bagian depan motor, terutama di tikungan kiri, yang biasanya merupakan salah satu titik kuat saya,” kata Marquez dilansir dari

Crash

.

“Dan di tikungan kanan juga, kami sedikit meningkat. Jadi pada dasarnya, kami tidak kehilangan kekuatan utama kami, dan kami sedikit meningkat di titik-titik lemah kami.”

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, membenarkan bahwa aerodinamika menjadi prioritas evaluasi. Menurut Tardozzi, persoalan yang dihadapi Marquez dan Francesco Bagnaia tidak sama.

“Kami banyak meneliti area aerodinamika karena tampaknya itu adalah salah satu kemungkinan yang kami miliki untuk meningkatkan motor dan jujur saja, kami menemukan sesuatu,” kata Tardozzi.

“Marc [Marquez] senang dengan konfigurasi baru ini. Sementara di sisi lain, Pecco masih memiliki beberapa pertanyaan. Masing-masing dari mereka ingin meningkatkan bidang [yang berbeda].”

Dengan perkembangan positif ini, Marquez percaya diri menatap balapan selanjutnya di Prancis. Selisih 44 poin Marquez dengan Marco Bezzecchi diyakini akan bisa dikejar.

[Gambas:Video Mancing Kuy]

(abs/abs)

Add

as a preferred

source on Google

Baca lagi: Hizbullah Tolak Keras Negosiasi Israel-Lebanon, Ogah Serahkan Senjata

Baca lagi: 5 Fakta Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Mahar hingga Konsep

Baca lagi: Kemendiktisaintek Sorot Ancaman Krisis Iklim, Dorong Riset Kolaboratif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: