
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
Kekalahan dari Vietnam menuntut
John Herdman
melakukan evaluasi di
Timnas Indonesia
jelang menghadapi Singapura pada lanjutan
Piala AFF 2026
.
Timnas Indonesia dihajar 0-3 oleh Vietnam dalam laga ketiga fase grup Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8) lalu. Pasukan Garuda gagal membendung penetrasi tinggi armada Kim Sang Sik.
Lantas hal ini membuat Herdman perlu memutar otak lebih keras dalam waktu singkat. Sebab, tanding kontra Singapura, Jumat (7/8), jadi laga hidup-mati tim Merah Putih. Indonesia wajib menang apabila ingin mengunci tiket semifinal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran kocak-kacir saat meladeni Vietnam, potensi Herdman untuk melakukan segenap perubahan sangat mungkin terjadi. Hal itu merujuk soal rotasi pemain maupun pergantian formasi. Lantas apa saja yang perlu diperbaiki?
1. Membenahi Kesadaran Bermain dengan Formasi 3 Bek
Di atas kertas, Herdman kerap memakai formasi 3-4-3 atau 3-4-2-1, termasuk pada pertandingan lawan Golden Star Warriors. Tiga benteng pertahanan Indonesia dikawal Rizky Ridho, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama.
Sorotan tertuju pada Ridho dan Jordi yang jadi bulan-bulanan Vietnam. Itu karena keduanya selalu gagal mengantisipasi high pressing Nguyen Van Vi dkk.
Sepak bola selalu soal kolektivitas. Artinya tidak elok jika menuding satu-dua orang yang jadi penyebab kekalahan. Ini juga tak lepas dari lini tengah dan juru gedor Indonesia yang belum maksimal.
Menyoal formasi, perubahan besar-besaran nampaknya sulit terjadi. Memakai formasi tiga bek sejatinya bukan masalah, namun para penggawa Garuda harus lebih sadar akan kekosongan pos-pos lini belakang yang sering ditinggal saat membangun serangan. Ini perlu jadi evaluasi utama Herdman.
2. Rotasi Penjaga Gawang
Selanjutnya rotasi pemain diprediksi bakal terjadi. Jumlahnya bisa saja besar, mengingat kondisi fisik para pemain terus terkuras seiring bertambahnya pertandingan. Selain itu, faktor performa juga jadi soal.
Nadeo Argawinata contohnya. Kiper milik Persija Jakarta berulang kali melakukan kesalahan serupa. Penempatan posisi Nadeo saat ingin menghalau bola kurang jeli. Tiga gol dari Vietnam dan Kamboja bersarang di gawangnya lewat sisi tiang dekat yang ditinggalkan.
Baca lanjutan potensi perubahan Timnas Indonesia di halaman selanjutnya>>>
3. Utak-atik Bek
Kemudian Jordi Amat juga tidak dalam performa terbaik. Buat Jordi, nampaknya faktor penurunan kualitas dipengaruhi usianya yang tidak lagi prima. Eks pemain Espanyol itu kini sudah menginjak 34 tahun.
Rizky Ridho yang sempat teledor saat jumpa Vietnam bisa saja diistirahatkan Herdman. Tetapi, opsi bek yang kualitasnya serupa dengan sang kapten tidak melimpah. Maka dari itu, Ridho masih berpeluang tampil kala bersua Singapura.
4. Perubahan di Lini Serang
Di lini serang, Ragnar Oratmangoen punya kans besar dirotasi Herdman. Penyerang milik Persib Bandung terlihat tidak fit di laga kontra Vietnam. Alasan fisik jadi faktor utama lantaran Ragnar juga sempat absen di laga perdana lawan Kamboja.
Opsi pengganti Ragnar terdapat Beckham Putra, Eliano Reijnders, Saddil Ramdani, Egy Maulana Vikri, atau Rizky Eka Pratama.
Untuk Mitchell Baker, sepertinya tetap bakal jadi andalan sebagai ujung tombak.
5. Penyegaran Lini Tengah
Di samping itu, gelandang Timnas Indonesia kiranya juga perlu penyegaran. Akan tetapi, atas dasar kedalaman skuad Merah Putih terbatas, double pivot Ivar Jenner dan Marc Klok masih jadi opsi terbaik saat ini.
Kalau Herdman berani, bisa saja pemain lain jadi pilihan. Rayhan Hannan, Kadek Agung, atau Jordi Amat main lebih maju dibanding sebelumnya.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
Mengubah Bek sampai Lini Depan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN:
1
2
Baca lagi: PR Besar Nova Widianto usai jadi Pelatih Ganda Campuran Indonesia
Baca lagi: Indra Bekti Cerita Momen Quality Time bareng Aldila Jelita Usai Rujuk
Baca lagi: Dipimpin Muzani, Pimpinan MPR Serahkan Konsep PPHN ke Prabowo